Tips Desain 3 : Transisi

Transisi adalah perubahan yang berangsur-angsur dari dua kondisi yang berbeda secara ekstrim. Dari teratur ke tidak teratur, dari gelap ke terang, dari besar ke kecil. Urutannya bisa dibolak-balik. seringkali, penggunaan elemen transisi dalam desain bisa menghasilkan desain yang unik, menarik, dan eye catching tentunya.  Transisi biasanya biasanya hanya diaplikasikan pada elemen-elemen bangunan non struktural. Sementara elemen struktural bangunan tersebut tetap sama dan homogen. Ok. Tidak perlu penjelasan terlalu lama, dengan melihat contoh-contoh bangunan di bawah, Anda akan langsung tahu apa yang saya maksud dengan transisi.

Gambar di atas adalah Fukoku Tower di Osaka, Japan. Dengan transisi bagian bawah bangunan seakan-akan tidak beraturan dan berangsur-angsur teratur semakin ke atas. Tapi bila anda lihat potongan dan denahnya, ternyata lempeng-lempeng saja bukan ?

Sedangkan gambar di atas adalah 56 leonard street, sebuah apartemen yang terletak di new york. Kebalikannya, leonard street ini memiliki bagian bawah bangunan yang relatif teratur, sementara bagian atasnya semakin tidak teratur.

Gambar di atas adalah William Beaver building, condominium di NYC juga. Transisi dilakukan pada warna facad bangunan.

Gambar di atas adalah Red Apple di Rotterdam. Transisi dilakukan pada ukuran kolom yang berwarna merah, semakin ke bawah, kolom semakin besar. Sayang sekali tidak ada gambar kerjanya, sehingga kita tidak bisa tahu apakah transisi tersebut diaplikasikan benar-benar pada elemen struktural ataukah hanya kamuflase.

Ada yang tahu benda apa ini? hahaha, betuul, itu adalah proyek sayembara sumarecon saya yang gagal itu. Konsepnya adalah bagian bawah berwujud tidak teratur /chaos (yang melambangkan kondisi awal), dan semakin ke atas, seiring dengan putaran waktu akan semakin teratur dan diakhiri dengan bundaran sempurna yang melambangkan kesempurnaan. Lengkapnya bisa dilihat di blog saya yang lain ya. (www.septanabp.blogspot.com).

Ok demikian tips desain tentang repetisi, tips berikutnya nyusul ya.

Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: